Saturday, November 6, 2010

Pancasila Sebagai Sistem filsafat

A. Pengertian Sistem Dan Ciri-Ciri Sistem


Istilah sistem merupakan istilah dari bahasa yunani “system” yang artinya adalah himpunan bagian atau unsur yang saling berhubungan secara teratur untuk mencapai tujuan bersama. 
Objek materi filsafat adalah mempelajari segala hakikat sesuatu baik materal konkrit (manusia,binatang,alam dll) dan abstak (nilai,ide,moral dan pandangan hidup).
Pancasila sebagai sistem filsafat adalah suatu kesatuan yang saling berhubungan untuk satu tujuan tertentu,dan saling berkualifikasi yang tidak terpisahkan satu dengan yang lainnya.



Filsafat Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia yang merupakan kenyataan objektif yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. Pancasila memberi petunjuk mencapai kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan suku atau ras.


Ciri-ciri suatu sistem :


  • Suatu kesatuan bagian-bagian
  • Bagian-bagian mempunyai fungsi sendiri
  • Saling berhubungan dan ketergantungan
  • Keseluruhannya dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu (tujuan sistem)
  • Terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks

B. Kesatuan Sila-Sila Pancasila Sebagai Suatu Kesatuan 

1. Kesatuan Yang Sistematis 

* Pancasila yang terdiri atas lima sila pada hakikatnya merupakan suatu sitem filsafat
*Sistem adalah suatu kesatuan bagian-bagian  yang : saling berhubungan,  saling bekerja  sama, untuk suatu tujuan tertentu, dan  secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan yang utuh.

Jadi Pancasila yang terdiri atas bagian-bagian, yaitu sila-sila Pancasila, setiap sila pada hakikatnya :
* merupakan suatu asas sendiri
* fungsi sendiri-sendiri
Namun secara keseluruahan merupakan suatu kesatuan yang sistematis.
 

2. Kesatuan Yang Bersifat Organis

 Pancasila merupakan suatu kesatuan yang majemuk tunggal dan bersumber pada hakikat  manusia “monopluralis” yakni :
-susunan kodrat, jasmani rohani
-sifat kodrat, individu- makhluk sosial
-kedudukan kodrat, pribadi berdiri sendiri-makhluk Tuhan YME

 
3. Kesatuan Yang Bersifat Hirarkis, Berbentuk Piramidal

Dilihat dari intinya, urut-urutan lima sila menunjukkan suatu rangkaian tingkat dalam luasnya, dan isi sifatnya merupakan pengkhususan dari sila-sila di mukanya.
Sila I menjadi basis dari Sila II, III,IV dan V
Ketuhanan YME adalah Ketuhanan yang berkemanusiaan, berpersatuan, berkerakyatan, serta berkeadilan sosial, sehingga setiap sila terkandung sila-sila lainnya.

No comments:

Post a Comment